Endah N Rhesa Kazakhstan WIEF 7th (1)

Ya, hari ini saya dan Rhesa ditemani Rendi (manajer kami) berada di Astana, Kazakhstan. Kami memenuhi undangan dari Young Leaders WIEF 7th mengisi acara di forum “Marketplace of Creative Arts” di Palace of Independence, Astana. Acara ini berlangsung dari tanggal 7 – 9 Juni 2011.
Berangkat dari Jakarta pukul 05.00 wib dan tiba di Astana malam hari, pukul 21.45 waktu Kazakhstan. GMT +6, jadi hanya beda 1 jam dari Jakarta. Namun total perjalanan memakan waktu 18 jam, termasuk transit. Kami transit dua kali yaitu di Kuala Lumpur lalu di Almaty, Kazakhstan. Karena di Indonesia belum ada Kedutaan Kazakhstan, jadi kami mengurus ‘visa on arrival’ di Almaty. Setelah selesai mengurus visa, kami menuju ke Astana, Kazakhstan.
Saya sangat menikmati perjalanan ini.. apalagi ketika di pesawat, saya melihat pemandangan yang tidak akan pernah saya lupakan… GUNUNG ES!!! phew! Sangat indah sekaligus misterius… Lalu diikuti dengan sungai yang membelah dataran-dataran tinggi. Indah, terlihat dingin di bawah sana…

Setelah sampai Astana, kami langsung menuju Diplomat Hotel. Pemandangan kota dan bangunan-bangunan Astana sangat luar biasa. Modern tapi ada sentuhan khas tradisi yang kuat. Terlihat sekali bahwa pengaruh Islam di negara ini sangat besar. Kazakhstan merupakan negara yang sebagian besar masyarakatnya beragama Islam.
Ini adalah
Masjid Nur-Astana, salah satu masjid besar yang menjadi simbol kota ini… bahkan negara ini sepertinya. Dari kejauhan terlihat seperti Masjid Kubah Emas di Depok ya..? hehehe.. Sayang, kami belum sempat masuk ke dalam masjid ini karena tempat kami menginap agak jauh.. dan oh.. agak susah cari taksi di sini. Transportasi umum yang sering digunakan adalah bis. Tapi ada yang menarik di sini, jadi kalau mau cari ‘tumpangan’ tinggal lambaikan tangan di pinggir jalan. Dan nanti lihat kalau ada mobil yang berhenti maka kita bisa naik mobil tersebut dan menuju ke tempat tujuan kita. Kata orang lokal sini, itu adalah salah satu cara untuk mendapatkan uang dengan cepat. Wow! Mungkin seperti ojek ya, kalau gak ada pangkalannya, agak susah membedakan mana yang tukang ojek sama mana yang bukan. ;p
Senin pagi, saya bersama Rhesa dan Rendi sarapan di hotel. Makanannya masih kalah enak sama Jakarta. Entah mungkin karena makanan hotel ya, jadi rasanya monoton. Hehe.. Tapi ada satu yang menarik perhatian saya. Daging kuda! Hmm.. ternyata selain ayam dan domba, daging kuda adalah salah satu makanan populer di Kazakhstan. Rasanya? Errr.. lebih ke ‘nggak tega’ sih jadinya. Hahaha!
Di Astana banyak sekali menara dengan berbagai bentuk.
Dekat hotel tempat kami menginap, contohnya, ada sebuah menara bernama Baiterek Tower. Terletak di tengah pusat keramaian kota dan ada taman di dekatnya. Terlihat kalau di sana orang-orang biasa menghabiskan waktu dan bercengkrama. Menara ini cukup tinggi, saya bahkan bisa berfoto dari lantai 3 di hotel tempat saya menginap. Hotel Diplomat ternyata juga salah satu dari beberapa hotel yang resmi bekerja sama dengan WIEF. Terlihat bendera WIEF berkibar bersandingan dengan bendera nasional Kazakhstan di lantai atas. Setelah sarapan, kami bergegas ke Palace of Independence untuk soundcheck dengan shuttle bus yang sudah disediakan panitia.
Hmm.. bayangan bangunan Palace of Independence itu tadinya seperti kerajaan-kerajaan di Inggris, ternyata sangat jauh berbeda. Bangunannya sangat modern dengan warna biru cerah.

Setelah soundcheck, kami kembali ke hotel. Hmm.. agak kesulitan mencari makan karena restoran di hotel tutup dan harus mencari restoran terdekat. Akhirnya kami menuju mall besar yang ada di dekat hotel bersama teman-teman baru kami. Farren adalah penata musik Upin Ipin dan Bashir adalah komedian, keduanya dari Malaysia. Lalu Prof. Eugene adalah Professor Medicine sekaligus fotografer dari Oman. Menyenangkan memiliki banyak teman dari banyak negara. Orang-orang lokal sangat senang melihat turis. Terlihat beberapa kali Rhesa diajak foto bersama mereka.. pasti karena rambutnya. Hahaha!
Setelah kenyang, kami kembali ke hotel dan istirahat.. Bersiap untuk tampil Selasa sore.
(to be continued)
Selasa, 7 Juni 2011
Endah
8 thoughts on “Endah N Rhesa Kazakhstan WIEF 7th (1)”
keren sekali mbk endah 🙂
jadi pengen ke sana 😀
sukses untuk kalian berdua!!
weeeew kewl deh tempatnya! kayaknya panas bgt yah dsana?
congratz buddies! spread yer wings and let the world knows!!!! 🙂 sukses!
Hi Endah, Resa !!!!! Aku pikir Anda ingat saya))) bagaimana yang kamu lakukan? di rumah))? dan bahkan Google translater sangat baik membantu saya menerjemahkannya SEMOGA SUKSES!
hi Yerkebulan! how can we forget you, a very talented dombra player! will upload your photo soon in our blog! hope we’ll meet again, ok..
ahaha.. lumayan Panca, seperti Bandung. Tapi ini karena lagi musim panas.. kalau musim dingin minus 40 derajat.. –___—
@putuadis @djae . terima kasih ya 🙂
wah pengalaman yang sangat menarik, jadi pengen kesana 🙂
saya pernah liat gunung es, tp cuma di film titanic saja 🙁 hehehehe 🙂
sukses terus untuk endah n rhesa
NB: foto rambut singa mas rhesa juga di perbanyak mba,hihihihi ^^V