Beberapa hari lalu, Rhesa mendapat kabar kalau temannya yang tinggal di Pekanbaru sedang berada di Jakarta untuk mengikuti Pesta Wirausaha di Gedung Smesco Gatot Subroto. Rhesa bercerita kalau dia sudah cukup lama kenal dengan pria satu ini tapi belum sekali pun bertatap muka dengannya. Saya cukup sering mendengar namanya setiap kali Rhesa bercerita hal-hal yang berhubungan soal website dan hosting domain. Namanya Dedi. Saya kurang tahu nama lengkapnya. Tapi Rhesa selalu bercerita dengan menyebut nama usaha dibelakangnya.. Dedi “Netviro”.
Read the rest of this entry »
Lidah saya kelu dan mata berkaca-kaca ketika naik ke atas panggung Aksen 2011 yang diadakan SMA 3 Surakarta. Saya tidak menyangka akan hadir di tengah-tengah 2500 orang di Taman Balekambang yang nyaman. Saya pikir, tidak banyak yang akan hadir.. saya pikir tidak banyak yang antusias. Ternyata saya salah. Read the rest of this entry »
“Kamu itu ‘kan anak yang tidak diharapkan..”, ujar Mama saya.
“Hah? Maksudnya?”, tanya Endah kecil.
“Iya, dulu itu mama maunya cuma punya 2 anak. Mas Arief dan Mbak Mita. Eh, nggak taunya kebobolan, hamil kamu.”.. kata Mama.
Endah Kecil terdiam … dengan muka sedikit sedih.
“Eh, nggak tahunya… ini anak mama yang pinter nggitar, suaranya bagus, pinter nyanyi, pinter ngaji… Mama bersyukur punya anak bungsu ini..”, ujar mama sambil ‘uleng-uleng’ Endah Kecil yang tertawa bahagia.
Saya masih berkaca-kaca setiap kali mengingat percakapan tersebut. Saya masih ingat saat mama saya (almarhumah) mengajari saya nyanyi Edelweiss dan lagu-lagu dari film The Sound of Music untuk tampil di arisan kantor dan keluarga. Mama saya guru gitar yang baik, beliau tahu cara mengajari gitar untuk anak-anak dimulai dengan open strings dengan variasi yang tidak membosankan. Saya masih ingat diajari main gitar, mulai dari 3 senar terbawah, memainkan melodi lagu anak-anak : “Matahari terbenam hari mulai malam… terdengar burung hantu suaranya merdu”. Saya masih ingat mama mengajari Bahasa Inggris sambil menjelaskan arti dari lagu. Seperti kisah romantis di balik lagu A Tie Yellow Ribbon atau Walk Right Back (The Everly Brothers) yang menceritakan kesedihan dengan suasana riang gembira.
Hari ini, tanggal 26 September 2011 adalah hari lahir mama saya. Tapi apalah artinya dirayakan, beliau sudah kembali kepada Yang Maha Kuasa 10 November 2004 yang lalu karena kanker sum-sum tulang belakang. Saat itu masih Ramadhan.. dan saya berada di sisi beliau di saat-saat terakhirnya.
Read the rest of this entry »
Sedikit cerita tentang diri saya sendiri, di hari lahir saya.. tak terasa sudah 28 tahun saya hidup di dunia dan semoga Allah memberikan umur yang berkah untuk saya.
Saya hanya ingat sedikit kenangan bagaimana perayaan ulang tahun saya ketika saya masih kecil, atau remaja. Tidak terlalu ingat… Mungkin karena saya bukan tipe yang mengenang masa lalu. Sejak ibu saya meninggal di tahun 2004, saya lebih memilih untuk menutup semua album foto dan kenangan masa kecil saya dan memulai kembali kehidupan dan mengingat kenangan setelah tahun-tahun tersebut. Read the rest of this entry »