Arti microphone buat saya bukanlah sebuah alat, tetapi sebagai teman sejati begitu saya menginjakkan kaki di atas panggung. Besar atau kecil panggung yang saya singgahi, ia selalu bisa menyampaikan suara hati saya, menjaga suara saya agar terdengar jelas, dan dapat diandalkan untuk mengantisipasi setiap masalah yang saya temui. Ia tidak membuat suara saya menjadi lebih baik, tidak juga menjadi lebih buruk. Ia membunyikan suara saya dengan jujur apa adanya. Ia adalah saya. Beyerdynamic, the sound of my true voice.

Selalu sedih jika ada anggota tim yang resign meskipun masih bisa berjumpa bekerja sama di jabatan yang berbeda. Sebelumnya jadi in-house Road Man, sekarang jadi freelance soundman. Road Manager adalah jabatan yang berat. Seberat-beratnya bertugas di lapangan adalah ketika bertanggung jawab terhadap kelancaran produksi di medan apa pun. Biasanya Road Man ini yang jadi kesayanganku. Kemana-mana bersama, nemenin dan ‘ngemong’ anak-anak produksi. Semoga sukses di jabatan yang baru, Ojan.. Semoga lancar job-job freelance-nya… Semoga bahagia menuju pelaminan bersama calon istri.. Semoga berkah… Maafin kalau aku galak dan suka marah-marah ya, Ojan. Aku sayang Ojan. :’) – Endah   [picture captured by @guswib]

Kami senang sekali bisa tampil di Sanur Village Festival 2015, Bali. Kebahagiaan pun berlipat ganda dengan kesempatan bermain bersama Dialog Dini Hari, salah satu band yang sangat kami sukai baik secara musikal maupun karakter personilnya. Setelah sesi latihan singkat sebelum pentas, kami merasakan kebahagiaan yang luar biasa saat tampil di panggung bersama mereka. Buat kami, ini adalah salah satu pengalaman kolaborasi yang paling mengesankan dan membahagiakan. Terima kasih Ida Bagus Gede Wibawa (Guswib) atas foto-fotonya yang menyentuh hati ini… dan terima kasih Bayu Antara atas foto udara yang mengesankan.