Recording Journal #2 (Aktualisasi)
Sebenarnya sudah sejak enam bulan yang lalu kami “gatel” ingin memulai produksi album kami yang kedua. Namun banyaknya kegiatan, terutama mempersiapkan acara pernikahan kami, jadi ide-ide harus ditampung terlebih dahulu sebelum direalisasikan. Perjalanan kami sepanjang merilis labum Nowhere to Go sangatlah luar biasa. Kami banyak bertemu teman-teman baru dan melakukan pertunjukan di berbagai tempat. Hal tersebut membuat kami termotivasi dan terinspirasi untuk membuat karya-karya baru.
Banyak orang yang berpesan pada kami…”Hey, Endah N Rhesa! Kalian keren.. bikin lagu lagi yang mirip When You Love Someone ya! Aku suka lagu itu”.
Dan setiap kali mendengar komentar yang serupa, kami hanya tertawa. Well guys, kami tidak tahu apakah kami bisa membuat lagu seperti itu lagi atau tidak. Proses terjadinya sebuah lagu itu sangat tidak bisa ditebak. Tapi yang pasti, kami mendedikasikan diri kami sepenuhnya untuk lagu-lagu yang kami buat.
Seperti halnya menebak apakah si “When You Love Someone” ini adalah lagu hits atau bukan. Yang kami tahu adalah lagu ini lagu bagus yang cukup easy listening. Tetapi kami tidak pernah menduga kalau lagu ini akan menjadi “indie hits” (memakai istilahnya Wendi Putranto, editor Rolling Stone Indonesia). Jadi jangan kecewa kalau di album kedua ini kalian tidak menemui lagi lagu serupa “When You Love Someone”.
Kami senang memberi tantangan kepada diri kami sendiri. Seperti hal-nya konsep album kedua ini. Materi lagu dan aransemennya susah-susah gampang, karena banyak bentuk ritem baru yang harus kami pelajari. Tentu saja, mempelajari bentuk musik yang baru tidak memakan waktu sebentar. But it’s fun! We love to learn something new! That is why we still produce our album.
Kami teringat ketika kami bercakap-cakap dengan sahabat dan juga idola kami, grup Efek Rumah Kaca. Saat itu Akbar (pemain drum ERK) pernah bilang bahwa proses pembuatan lagu Efek Rumah Kaca dilakukan secara bersama-sama. Terkadang dengan perdebatan yang cukup kritis. Salah satunya adalah mempermasalahkan pengulangan, “Hei, kan kita sudah pernah bikin yang seperti ini. Coba bikin yang lain dong!”, kata Akbar.
Tentu saja, pemikiran-pemikiran yang seperti dilontarkan Akbar tersebut menandai bahwa band sebesar Efek Rumah Kaca pun tidak main aman disetiap karya yang diciptakan. Mereka berani mengambil risiko untuk disukai atau tidak disukai di setiap karya-karya barunya. Tentunya mereka pun enggan apabila salah seorang fans-nya berkata “Mas, bikin lagi dong lagu yang kayak Cinta Melulu”. Untuk apa? Efek Rumah Kaca bisa menciptakan sesuatu yang baru tanpa kehilangan identitasnya dan konsisten melontarkan pemikiran-pemikiran barunya melalui karya mereka.
Ya, seperti halnya profesi lain. Musisi pun perlu mengaktualisasikan dirinya. Perlu melakukan dan menciptakan sesuatu yang baru tanpa harus mengorbankan jati dirinya. Mengajak pendengarnya untuk memahami proses apa yang sedang dijalani musisi tersebut. Tentu saja setiap grup memiliki strategi masing-masing dalam mengaktualitaskan dirinya atau musiknya.
Inilah yang akan ditanya oleh rekan-rekan media nantinya… “Apa yang ditawarkan di album yang baru ini?”, “Apa perbedaannya dengan album yang lama?”, “Apakah masih ada kaitannya dengan album sebelumnya?”, “Apakah masih berkisah tentang cinta?”.. dan kalau ada wartawan yang kritis, dia akan berkomentar “Sepertinya saya tidak melihat atau mendengar adanya inovasi maupun hal yang baru dari album baru Anda. Apakah memang sengaja atau memang belum ada ide?”.
Hahaha.. yes. Begitulah keadaannya, pembaca blog kami nan setia. Ketika kami berkarya maka kami harus siap mempertanggungjawabkan karya tersebut. Baik maupun buruk itulah karya yang sudah kami ciptakan. Tinggal menunggu apakah apresiasi masyarakat sesuai dengan perkiraan kami atau tidak. Yes, kami pun punya perkiraan mengenai reaksi kalian setelah mendengarkan album baru kami. We’ll see then…
Sincerely yours,
Endah
5 thoughts on “Recording Journal #2 (Aktualisasi)”
yeay! setoedjoeoeoeoeoe… n coba tebak? sesuatu yg baru, berwarna n orisinil ntu yg bikin grup band eksis…n g skedar ngulang nada2 yg sama demi selera pasar (ngelirik hopeless k acara musik -piiip- d tipi..sigh)
eniwe, ditoenggoe album barunyaa.. +lompat2 kegirangan+
plus, nitip salam buat yg desain web endahnrhesa yaw, ngefans ma beliau, hihihi
hai, terima kasih yaa!!! kami jadi semangat menyelesaikan album kami ini! ahaha.. Sip, nanti saya sampaikan ke Rhesa, kebetulan doi yang desain webnya. XD
Greetings dulu deh, hehe.. Baru sekali ini nih mampir ke web (dan nyasar ke blog) kalian.. Webnya lucu banget! Karakter kalian banget.. I bought the CD, I watched you stage to stage couple of times..
I envy you both, super-cool couple! Smart, music genius, innovative, hardworking, managing your band-brand superbly (I like how you guys maximize the utilization of 2.0 web world), memanjakan penggemar (informasi komplit di mana-mana, komentar selalu direspon, rajin nge-blog [make us know you personally even more!]).. dan yang paling penting, tulus, humble, dan rendah hati, emosinya jadi makin kerasa..
I love you guys, you make my world a more colourful one, jadi makin semangat bermusik dan memajukan band sendiri..
Maju terus Endah N Rhesa! Keep innovating, inspiring, and bringing smiles and good deeds to the people around you.. Can’t wait for your 2nd album, can’t hardly wait! 😀
tidak sabar menunggu untuk album ke dua nyaa 🙂
widih om rhesa mantep bner bkin webnya,,,
smpe merinding(lebay ya!!^^)
kpn kluarnya album ke2 nya??