Saya masih ingat, tahun 2013, saat lewat di depan pintu masuk (cikal bakal) Earhouse di sebuah ruko yang diliputi sepi, dan lingkungan tak bernyawa. “Tempat ini akan memberiku semangat untuk hidup kembali.”, demikian ujar saya dalam hati. Saat itu Endah N Rhesa baru pulang dari Midem Conference & Festival di Perancis. Setelah menghadiri acara tersebut, saya dan Rhesa merasakan sebuah kegelisahan yang amat sangat, mengingat usia kami menginjak 30 tahun dan merasa belum berkarya di sekitar tempat tinggal kami. Sedangkan waktu berjalan terus, berapa tahun lagi hidup ini tersisa? Tentu saja perlu kenekatan untuk mewujudkan mimpi-mimpi dan lepas dari penyesalan.

IMG_0309

Earhouse (Endah And Rhesa House) adalah tempat yang sederhana, kawan. Ia adalah kedai kopi mungil (bahkan tanpa mesin kopi!), furnitur rumah sederhana, bahkan ada yang buatan sendiri (well, Mas Yanto, suami dari asisten rumah tangga kami yang membuatnya).

FullSizeRender (2)

Rhesa yang merancang semua desain dilengkapi mural indah Jamal @lapantigatiga (saat itu masih kuliah dan bekerja di Reiproject Management), juga buah tangan mural Chiki Fawzi yang indah. Menggali konsep dan menu Earhouse dibantu Gatot Hendraputra, vokalis-gitaris-penulis lagu band Aljabar, dari Semarang. Kemudian dieksekusi dengan cantik oleh manajer Earhouse yaitu Shandy Ernawan yang juga memiliki kemampuan membangun tim Earcrew (pramusaji) Earhouse yang luar biasa.

photo 2

Awal buka, seperti layaknya usaha, tentu saja sepi dan belum terlihat ada minat orang untuk datang, nongkrong, berleha-leha di sini. Hingga beberapa hari akhirnya ada beberapa pelajar SMA yang hadir. Malu-malu curi-curi pandang ke saya yang duduk kalem di sudut ruangan. Ketika saya hampiri, mereka dengan antusias minta foto, pesan minum patungan, berbagi dengan temannya yang lain. Lalu pulang.

IMG_0333

Tak lama kemdian, saya dan Rhesa menyediakan ampli, bass, gitar, cajon, microphone, semua orang boleh tampil jika ‘nyali’. Dan benar saja, mulai ditemukan beberapa bibit-bibit musikal yang nampaknya di frekuensi kegelisahan yang sama seperti saya dikurun belasan tahun yang lampau. Ingin jajal belajar. Dan mulailah saya dan Rhesa berpikir untuk sedikit meluangkan waktu membagi apa yang kami tahu.

IMG_0329

Sempat mengadakan Monday Practice (guitar & bass), kemudian bersama Bonita & Adoy (Bonita & The Hus Band) mementori Songwriting Practice. Berjumpa Denny Chasmala, Adien Fazmail, Jo Adrian, Taraz Bistara, dan beberapa teman gitaris lain sebagai pemantik komunitas GTS (Gitaris Tangerang Selatan yang kemudian singkatannya berganti menjadi Gitaris Teman Semua).

IMG_0318

Eearhouse mempertemukan saya dengan banyak orang dari berbagai bidang kreatif yang mampir, fashion blogger/ stylish, make up artist, fotografer, desainer, ilustrator, dll. Juga teman-teman musisi yang berkenan untuk tampil di sini yang menerima segala keterbatasan earhouse dan saya pribadi. Mereka memberi inspirasi kepada orang-orang yang hadir untuk menerima asupan nutrisi.

IMG_0324

Juga yang membuat saya terkesan sekaligus bangga adalah earCrew. Tim kecil nan kompak yang berada di balik meja racik makanan dan minuman. Mereka adalah part-timer mahasiswa/i yang bekerja sambil kuliah mengumpulkan uang tambahan, bahkan pandai juga mereka menabung menyisihkannya untuk uang semesteran. Lokasi yang dekat kampus mereka (rata-rata berkuliah di Universitas Pamulang yang letaknya jalan kaki pun bisa) membuat waktu dan energi cukup terpakai efektif tentu saja awal diterima dengan syarat ‘HARUS LULUS’, tidak boleh tidak! Mereka luar biasa.

2017-03-17-PHOTO-00004686

Earhouse sudah seperti energi buat saya untuk terus berkreasi. Earhouse yang membuat saya untuk terus membumi, menghargai orang lain dan kerja keras, sekaligus mengingatkan bahwa masih kecil sekali kontribusi saya pada dunia (kesenian) ini. Earhouse yang membuat saya berintrospeksi untuk terus menjaga semangat latihan, berkarya, kreatif, dan bahagia. Earhouse adalah tempat saya belajar, berteman, bersantai, melipur lara, melahirkan ide-ide gila, bereksplorasi, dan yang terpenting adalah membagi pengalaman/ ilmu saya yang tak seberapa ini untuk siapa pun yang hadir di sini.

IMG_0279

Jadi, dengan sedih melepas kenangan di Earhouse Blok SH I namun juga menanti cerita bahagia dan tantangan di Earhouse baru, di Pasar Kita, Pamulang, Tangerang Selatan.

Love,

Endah

Pamulang, 17 Maret 2017
Foto oleh Shandy Ernawan, kecuali foto earhouse hitam-putih diambil dari instagram Jamal Masykur Aziz (@lapantigatiga)

YouTube Preview Image

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*