Ini adalah BAGIAN YANG MENGECEWAKAN…

Sebenarnya saya dan Soleh dijadwalkan untuk mewawancara Maroon 5 pada pukul 1 pagi waktu London bareng beberapa blogger Meksiko dan media. Supaya tidak menunggu lama, pada pukul 8 malam kami kembali dulu ke hotel dengan bis untuk bersitirahat. Lalu balik lagi ke London Studio pada pukul 11 malam. Panitia menyediakan bis yang bolak-balik rute London Studio dan hotel tempat kami menginap setiap 1 jam sekali. Namun saat kembali ke hotel, saya tercekat.. aduh, charger iPhone saya tertinggal. Gawat nih.. iPhone-nya kan punya Rhesa. Kalau sampai hilang chargernya dia pasti kecewa sekali. Saya segera menunggu bis dan kembali ke London Studio.

Setelah sampai London Studio, saya segera menuju ke lantai 3. Alhamdulillah, chargernya ternyata masih ada di tempatnya. Setelah mengambil charger, saya langsung berlari menuju bis. Sesampainya bis saya mengobrol dengan blogger dari Rusia dan Mesir di sepanjang perjalanan ke hotel. Saya terkejut karena ternyata mereka sudah melakukan wawancara dengan James dan Adam Levine. Wuah! Kok bisa? Padahal jadwal mereka seharusnya pukul 11.30 malam, dan saat itu adalah pukul 9.30 malam. Saya penasaran.. duh.. bisa nggak ya saya minta duluan, karena waktunya tanggung dan punya feeling sepertinya kok agak tidak mungkin ya akan ada wawancara di jam selarut itu. Pasti band-nya sudah lebih fokus ke musiknya daripada melakukan wawancara.

Ketika bis sampai di hotel, saya tidak ikut turun dengan teman-teman yang lain melainkan tetap di bis dan kembali lagi ke London Studio. Supir bis-nya bingung dan bertanya kenapa saya tidak turun. Saya bilang saja saya ingin bertemu dengan panitia untuk mengurus sesuatu dan kami mengobrol sepanjang perjalanan. Lalu setelah sampai di London Studio, ternyata rombongan blogger Meksiko masih di tempat. Mereka enggan ke hotel dan hendak menunggu hingga jadwal interview pukul 1 pagi nanti.  Sedangkan saat itu masih pukul 10.30 malam. Duh.. masih lama ya..

Saya menghampiri panitia dan meminta apakah mungkin memajukan jadwal wawancara saya dengan Maroon 5. Ternyata oh ternyata… seluruh jadwal wawancara ditunda menjadi pukul 10 esok pagi. Ooops.. Seseorang bernama Nick, yang ternyata koordinator acara, meminta maaf pada saya karena jadwal yang diubah. Alasannya Maroon 5 akan makan malam selama 3 jam dan akan lanjut mereka musik mereka. Oh ya.. saya sangat mengerti keadaan ini. Mereka butuh istirahat dan lagi mood rekam-merekam. Saya pun tidak banyak komplain karena saya sangat mengerti. Saya juga tidak mau menambah beban panitia karena mereka sudah menerima banyak komplain dari beberapa blogger dan media yang harus menayangkan tulisan esok pagi.

Saya bergegas menuju bis. Kecewa. Saya jadi mengerti perasaan pemburu berita.. atau penggemar yang ingin bertemu. Terutama memang mereka yang benar-benar suka dan hendak mencari berita yang bagus. Oh.. begini ya rasanya ditolak. Huhuhu.. menyakitkan.. tapi bisa dimaklumi. Saya segera menuju bis dan mengirimkan SMS ke Soleh untuk memberi informasi bahwa semua interview malam ini batal dan diganti esok pagi. Lagi pula saat itu sudah pukul 11 malam, pasti banyak yang sudah bersiap-siap menunggu bis dan hendak kembali ke London Studio.

Benar kan.. sesampainya saya di hotel, saya langsung dikerubuti orang-orang yang hendak berangkat ke London Studio. Mereka mengaku belum dapat kabar dari L.O blogger di sana. Ya jelas belum lah, wong ini keputusan dadakan. Saya menjelaskan kepada mereka bahwa seluruh jadwal wawancara malam ini dilanjutkan besok pagi. Beberapa wartawan surat kabar panik dan menghubungi panitia di London Studio. Setelah memastikan memang semua jadwal wawancara batal, kami semua kembali ke kamar masing-masing. Ah.. saya tidak bisa berpikir. Saya ingin tidur saja. Kecewa.. berharap besok pagi akan mendapatkan kesempatan yang lebih baik dari malam ini.

(bersambung)

3 thoughts on “London Calling : Day 2 1/2

  1. Siti_Kairos says:

    Siapakah insan yang menulis ini…??kok bersambung sih..?!
    waktu baca, saya berasa sedang berada di London, sambil membayangkan kak Endah sedang berjalan di tengah jalan aspal mulus yg ada di London, dengan syal kesayangannya yg terlingkar dilehernya serta sepatu boat kerennya plus kacamata unik dan senyum manisnya…jadi komplit deh hidup inih….
    (*saya potograpernya)……..^___^

  2. giewahyudi says:

    Wah ada fotografernya ternyata..
    Pengen ikut ke London.. 🙁

  3. Siti_Kairos says:

    bukan saya mas potograpernya, saya cuma berkayal yg gak mungkin aja..hehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*