Recording Journal #1 (What’s New)
Yess… akhirnya bulan Februari ini kami mulai produksi untuk album kedua. Semua kegiatan rekaman ditargetkan akan selesai akhir bulan Maret. Ada perbedaan mengenai proses pembuatan album pertama dan kedua ini. Selain beberapa perlengkapan yang “upgrade”, cara menciptakan musiknya jauh lebih menyenangkan, adil dan merata. Maksudnya adalah porsi andil antara saya dan Rhesa dalam menciptakan lagu, musik dan lirik adalah 50-50. Yeah, setelah menikah, kami memiliki banyak waktu bersama sehingga tidak ada lagi “pe-er” yang dikerjakan di rumah masing-masing.
Proses kreatif berjalan sangat cepat karena Rhesa telah menemukan konsep mengenai album kami. Konsep album juga sudah ditetapkan, yaitu kehidupan lebih tua yang ada di Pulau Silence Island (album Nowhere to Go). Untuk musik, kami mencoba bereksplorasi dengan ritem Afrika dan Karibia tanpa meninggalkan unsur balada (musik yang bercerita). Nama album masih dirahasiakan (tepatnya masih belum ketemu nama yang pas.. hehehe). Musik dan ritem sebagian besar akan berbeda polanya dengan album Nowhere to Go.
Kisah-kisahnya pun bervariasi. Ada yang bercerita tentang hewan-hewan seperti penyu, monyet, singa. Ada juga yang menceritakan tentang seorang nelayan bernama Kou Kou. Ada lagu melankolis tentang hubungan jarak jauh antar sepasang kekasih. Dan yang lucu adalah kisah seseorang yang desanya bersiap menghadapi peperangan, tetapi penduduk mengolok-olok dirinya yang tidak mau ikut perang karena lebih memilih untuk bikin lagu.. hahaha.
Proses kali ini jauh lebih menyenangkan, imajinatif dan sederhana daripada proses pembuatan album Nowhere to Go. Harap bersabar ya dan mohon doanya semoga album ini lekas selesai.. 🙂
Love,
Endah
One thought on “Recording Journal #1 (What’s New)”
hmmm,,
idenya terdengar sangat segar dan menarik ….
jadi gak sabar bwt dengerin albumnya…
🙂