Family Time
Dulu setiap ditanya orang atau media.. “Apa suka-duka jadi musisi?”, saya selalu jawab “Wah.. apa ya? Suka–nya banyak.. dukanya sepertinya ga ada deh..”, ternyata saya salah…Ada satu duka yang baru saya sadari setelah sekian lama terjun menjadi musisi… (kesannya lama banget gitu padahal album aja baru dua :p ).
Saya sulit sekali bertemu keluarga besar, arisan, ngumpul bareng. Keluarga besar yaahh! Karena kalau keluarga di rumah ‘kan baru sama Rhesa doaaang :p..
Baru kemarin saya dan Rhesa meneguhkan hati untuk bikin acara ngumpul bersama keluarga saya. Itu pun ‘hanya’ keluarga inti saya. Bapak,ibu, kakak-kakak dan keponakan. Bayangkan.. dalam setahun mungkin bisa dihitung jari berapa kali kami bertemu rame-rame begini. Papa saya setiap 2 minggu pergi mengajar Healthy, Safety, and the Environment (HSE) di S. Gerong (Palembang), 2 minggu pulang tapi lanjut mengajar di Depok. Padahal usianya sudah 66 tahun, tapi masih aktif bekerja, sehat.. Alhamdulillah. Ibu saya juga bekerja, tapi waktunya lebih fleksibel dari papa saya. Kalau papa ke S. Gerong, ibu saya ke Jogja.. kakak laki-laki saya sibuk bekerja di sebuah perusahaan minyak di bagian legal. Memegang jabatan penting dan sering diundang mengajar juga ke luar kota. Kakak perempuan saya bekerja di LSM lingkungan, ICEL. Sering ke luar negeri mengikuti konferensi lingkungan tingkat dunia. Saya? Saya ya sebenarnya ya di sini-sini saja… tapiii…. inilah duka jadi musisi ya.. Waktu bekerja dan waktu liburan kami tidak singkron sama anggota keluarga lainnya. Saat mereka libur, kami bekerja..saat mereka bekerja, kami libur… Hadeeh..
Akhirnya setelah…. hmm.. lama lah ya pokoknya.. saya dan Rhesa meneguhkan hati untuk meluangkan satu hari dalam weekend di akhir Juni. Itu pun… godaannya banyak sekali.. undangan ini-itu, interview ini-itu, main di sini-situ. Tapi kalau kemarin tidak dilaksanakan, saya baru bisa bertemu papa dan ibu saya setelah Lebaran nanti karena mereka berdua hendak berangkat ke Tanah Suci dan merayakan Idul Fitri berdua di sana.
Keluarga saya luar biasa…keluarga Rhesa pun demikian. Mereka tidak pernah satu kali pun menuntut saya dan Rhesa untuk HARUS hadir di acara-acara keluarga yang mereka adakan. Arisan, halal bi halal, ngumpul-ngumpul di weekend. Mereka tahu kalau pekerjaan kami ini memang memiliki jadwal yang kontra dengan mereka. Weekend musisi itu baru dimulai hari Senin dan Selasa. Itu pun kalau tidak diisi dengan kegiatan-kegiatan “bawah panggung” seperti rekaman, menjawab interview by phone atau email, meeting klien, bikin ini-itu. Musisi nggak punya libur? Yes…saya menyadari masa produktif kami (mungkin) lebih singkat dari mereka-mereka yang bekerja kantoran. Secara logika demikian ya, tapi secara kenyataan mungkin bisa juga tidak. Kami bisa bekerja seumur hidup kami.. terus mencipta lagu, terus manggung… dengan tingkat risiko tinggi!!! Iya lho! Ikut asuransi kecelakaan aja kategorinya nomor 2! “Risiko lumayan tinggi, mbak. Karena bukan kerja kantoran duduk di belakang meja setiap hari, ‘kan. Mbak itu sering melakukan perjalanan jauh, berpindah-pindah tempat, jadi termasuk kategori risiko tinggi.”, ujar penasehat keuangan saya. Kami memang tidak punya jam kantor. Kami bisa seharian bekerja di hari Sabtu dan Minggu, dan seharian berlibur di hari Senin sampai Jumat. Itu pun kalau bisa libur. Kami sudah terlanjur cinta pekerjaan kami, jadi ya tenggelam bersamanya setiap hari..
Kemarin adalah saat-saat saya begitu menikmati waktu bersama keluarga. Keluarga adalah hal yang begitu berharga buat saya. Saya seringkali lupa berinvestasi waktu untuk mereka.. —->>> (masih shock ketemu keponakan-keponakan yang udah besar-besar.. O_o )
Setelah bertemu keluarga, energi saya seperti tersuntikkan kembali. Ibarat baterai seperti di re-charge lagi. Ya ampun.. saya beruntung sekali memiliki keluarga ini.. mereka tidak pernah meminta apa pun dari saya.. seharusnya saya bisa memberikan WAKTU untuk mereka… :’)
Mudah-mudahan saya dan keluarga saya diberikan umur yang berkah.. Amiin, insyaAllah..
– Endah
2 thoughts on “Family Time”
semoga mba .
yang terbaik selalu deberikan olehnya buat orang orang yang bersukur hhe
Ka Endah semangat yo 😀