Ini adalah kisah kami di awal tahun 2008. Cukup lama kami menyusuri kafe-kafe sepanjang Kemang. Kami butuh biaya untuk membuat album perdana dan memutuskan untuk mencari gig reguler sebanyak-banyaknya. Namun tren musik di kafe-kafe Kemang adalah grup dengan formasi maksimal atau DJ. Tentu saja penolakan demi penolakan kami alami, meskipun dengan cara yang cukup halus, kami menyadari bahwa sulit bagi Endah N Rhesa untuk bermain reguler di Kemang. Suatu hari di Rabu malam, kami mampir ke salah satu kafe di Jl. Benda Raya Kemang bernama Loca Coffee Plus! untuk bertemu dengan salah satu klien kami. Grup yang reguler di Loca pada saat itu adalah DREW, yaitu Sashi, Aji, Putra dan Bagus (sekarang sudah tidak bersama DREW lagi), mereka bermain dengan[…]

Saat ini saya tidak ingin membahas mengenai penampilan kami di Java Jazz 2010, karena ada hal yang ingin saya sampaikan yang berkaitan dengan panggung JJF tersebut. Yup, benar-benar mengenai panggungnya (yang kecil) itu. Karena masalah komunikasi, kami sempat mengganti jadwal kami yang awalnya harus bermain di panggung Acoustic Lounge. Selama ini kami melihat di website Java Jazz bahwa kami mulai bermain mulai pukul 20.00wib. Namun dua minggu menjelang hari-H, tiba-tiba …