Mungkin kalau sebagian besar orang menganggap bahwa angka 13 itu angka sial, namun tidak bagi Endah N Rhesa. Di Anugerah Musik Indonesia ke-13 ini kami menerima piala penghargaan atas kategori “Karya Produksi Alternatif Terbaik”. Mungkin maksudnya adalah musik yang sekarang ini di luar jalur yang umum… cutting edge. Namun bukan pencapaian ini yang ingin kami tuliskan di blog.. namun bagaimana proses kejadiannya. Lebih menarik.. Hehehe! Apa yang kalian bayangkan ketika mendengar kami menerima piala penghargaan AMI 2010? Apakah kalian membayangkan kami akan tampil di panggung besar sekali dan suasana yang khidmat? Di depan produser-produser atau label kondang? Di depan musisi-musisi ternama? On air di televisi dan disaksikan jutaan masyarakat Indonesia? Kilatan cahaya blitz kamera dan teriakan histeris orang-orang yang ada[…]
Category: Real Life!
Hari Rabu malam, saya dan Rhesa kebetulan sedang dalam perjalanan pulang dan mendengarkan radio. Kemudian saya teringat, malam itu ada acara bagus di KIS 95.1 FM. Kebetulan sebelumnya sempat membaca tweet yang di post @BillyBoen . “Do what you love, love what you do” adalah topik acara radio di KIS 95.1 FM. Tamu malam itu adalah Bowo, wiraswasta yang passionate terutama dalam bidang velg mobil. Memaknai “Do what you love, love what you do” adalah bagaimana kita menjalani pekerjaan kita sekaligus mencintai pekerjaan kita. Saya merasa bersyukur bahwa apa yang saya kerjakan ini adalah panggilan hati saya, lentera jiwa saya, kehendak saya dan semuanya berjalan sesuai apa yang saya inginkan bahkan penuh kejutan tak terduga. Sejauh ini saya belum menemui[…]
Ini adalah kisah kami di awal tahun 2008. Cukup lama kami menyusuri kafe-kafe sepanjang Kemang. Kami butuh biaya untuk membuat album perdana dan memutuskan untuk mencari gig reguler sebanyak-banyaknya. Namun tren musik di kafe-kafe Kemang adalah grup dengan formasi maksimal atau DJ. Tentu saja penolakan demi penolakan kami alami, meskipun dengan cara yang cukup halus, kami menyadari bahwa sulit bagi Endah N Rhesa untuk bermain reguler di Kemang. Suatu hari di Rabu malam, kami mampir ke salah satu kafe di Jl. Benda Raya Kemang bernama Loca Coffee Plus! untuk bertemu dengan salah satu klien kami. Grup yang reguler di Loca pada saat itu adalah DREW, yaitu Sashi, Aji, Putra dan Bagus (sekarang sudah tidak bersama DREW lagi), mereka bermain dengan[…]
Saat ini saya tidak ingin membahas mengenai penampilan kami di Java Jazz 2010, karena ada hal yang ingin saya sampaikan yang berkaitan dengan panggung JJF tersebut. Yup, benar-benar mengenai panggungnya (yang kecil) itu. Karena masalah komunikasi, kami sempat mengganti jadwal kami yang awalnya harus bermain di panggung Acoustic Lounge. Selama ini kami melihat di website Java Jazz bahwa kami mulai bermain mulai pukul 20.00wib. Namun dua minggu menjelang hari-H, tiba-tiba …