Saya memang rajin mengecek dimana dan bagaimana keadaan musik Endah N Rhesa yang beredar di dunia internet. Kadang saya mengunjungi beberapa blog tempat download album gratis. Tentu saja saya mendapatkan link download album Endah N Rhesa di sana. Biasanya, hal yang saya lakukan adalam mengirimkan email kepada webmaster untuk menghapus link download yang ada pada halaman tersebut. Kalau tidak mempan, biasanya saya cek kemana file tersebut di sharing, lalu saya mengirimkan email dengan format khusus ke tempat persinggahan tersebut. Karena di Amerika telah berlaku DMCA (Digital Millenium Copyright Act) maka tempat-tempat penitipan file tersebut akan menghapus link-link yang dianggap telah melanggar hak edar/ hak cipta sebuah karya. Tentu saja perlu dikirimkan beberapa bukti-bukti otentik seperti cover album, pernyataan sehat walafiat[…]
Category: Real Life!
Ada dua hal baru yang saya pelajari saat ini.. dua hal yang menjadi momok terbesar dalam hidup saya karena saya merasa amat sangat tidak berbakat untuk hal ini : MEMASAK dan FASHION. Insting fashion saya kurang bagus. Mungkin karena dari kecil tidak pernah ada ketertarikan untuk ke arah sana. Saya ini dulu super cuek dengan penampilan.. duh. Saya nggak pernah langganan majalah perempuan. Dulu waktu kecil sampai remaja, saya langganan majalah Donal Bebek, Hai (saat itu artikel musiknya sangat banyak) dan Tempo. Saya sangat tidak peduli penampilan. Kalau ada teman-teman SMP dan SMA dulu, mereka sangat tahu gimana penampilan saya sebelum bertemu Rhesa. Setelah bersama Rhesa, penampilan saya banyak berubah. Rhesa sangat fashionable, suka jalan-jalan cari baju, sepatu, bahkan dia[…]
Hehe.. judulnya kayak cerpen-cerpen majalah perempuan gitu ya. Banyak sekali yang menanyakan saya, via twitter, pertanyaan secara langsung kala bertemu, bahkan interview dari para jurnalis yang ingin mengetahui kehidupan kami di luar musik. Meskipun sudah pernah dibahas di majalah Femina bulan lalu dan di majalah Rolling Stone Indonesia, saya ingin memberikan gambaran untuk teman-teman yang masih penasaran. Ketika saya dan Rhesa memutuskan untuk menikah setelah berpacaran hampir 6 tahun lamanya, sebenarnya alasannya sangat sederhana : kami ingin menjalani semuanya berdua. Karir bermusik, keluarga, suka duka. Saya tidak bisa membayangkan apabila saya menikahi laki-laki yang bukan seniman seperti Rhesa. Hmm.. mungkin bisa tidak bahagia. Apa yang kami lakukan setiap hari?
Belum lama ini, saya dan Rhesa membaca replies twitter @endahnrhesa . Kami sangat surprise sekali dengan sebuah karya seorang EarFriends dengan username @Putriwidia . Dia men-tweet karyanya yang digambar memakai sketchbook Endah N Rhesa. Tentu ini sangat spesial karena Putri menggambar ulang salah satu foto favorit kami dengan bagus sekali. Lalu saya dan Rhesa mengontak Putri lewat twitter dan kemudian saling berkirim email. Dan kami berdua sangat terharu dengan tulisan yang dikirimnya melalui email. Dengan ijin Putri, tentunya, kami memuat surat dan gambar Putri tersebut di blog ini… Semoga tulisan Putri juga bisa memberi inspirasi untuk kalian yang membacanya.. 🙂 Terima kasih, Putri .. Haloo.. Salam kenal.. Ini Luar biasa banget waktu aku dapet email kalo gambarku mau di masukin[…]