Pagi itu, Jumat 15 Juli 2016, saya bangun lebih pagi dari biasanya. Yah, jam 7 pagi lah, hehehe. Terdengar ciutan burung-burung yang bertengger di pagar tembok kuburan seberang rumah. Sungguh sepi sekali pagi ini. Jauh lebih sepi dari biasanya. Mungkin karena seminggu setelah lebaran. Hari ini kadar sensitifitas saya cukup tinggi. Penginderaan, perasaan, dan badan, semua sungguh sensitif. Ya, ini hari pertama saya menstruasi. Dan ini hari yang tepat untuk saya membaca naskah film Athirah yang dikirimkan Mba Mira Lesmana dan Mas Riri Riza sekitar 2 minggu lalu. Dari sejak dikirimkannya naskah via email, Rhesa selalu mengejar-ngejar saya untuk memulai menggarap OST Athirah. Saya selalu menjawab, “Tenang, deadlinenya masih tanggal 25 Agustus. Mendingan kita bereskan dulu yang lain.”, dalih saya.[…]