Terdengar aneh ya… sakit kok malah bersyukur. Tapi memang itu yang sedang saya alami sekarang. Setelah seminggu lalu saya ke dokter dan keluhannya dipikir hanya radang tenggorokan, tetapi ternyata setelah cek darah ada indikasi gejala typhus. Mungkin sudah bertahun-tahun lalu saya menghadapi situasi sakit yang harus tirah baring seperti ini karena biasanya kalau sakit hanya karena flu berat atau maag. Ternyata, kondisi sakit yang mengharuskan istirahat total dengan-tiduran-dan-nggak-boleh-kemana-mana ini sangat membosankan dan menyebalkan. Saya menghabiskan waktu saya untuk berkeluh kesah di dua hari pertama. Sungguh menyebalkan! Tapi ternyata setelah hari ketiga dan seterusnya, saya malah bersyukur… bersyukur karena saya sakit. Ternyata ada banyak sekali ‘kekayaan dan kenikmatan’ saat saya sakit. Saya merasa lebih kaya rasa. Setiap mau tidur, dengan kondisi[…]
Author: Endah Widiastuti
Setelah saya dan Rhesa manggung di acara Mengenang Denny Sakrie pada hari Jumat (20 Februari 2015) kemarin, ada rekan media yang mewawancarai saya dan Rhesa yang melontarkan pertanyaan berikut : “Apa yang paling berkesan dari alm. Denny Sakrie?”… Pertanyaan tersebut membuat saya flashback dengan berbagai diskusi dan obrolan seru bersama almarhum. Dan yang lebih seru sebenarnya kalau almarhum sudah mulai mengungkap fakta-fakta musisi atau momen spesial yang selama ini tidak pernah terungkap/ tertulis di media. Almarhum seringkali menjadi saksi sejarah kejadian-kejadian besar hingga ranah pribadi musisi-musisi ternama..atau bahkan musisi yang sedang merangkak di dunia musik Indonesia. Sosok Denny Sakrie bagi saya adalah sosok yang sangat mengesankan dan inspiratif. Mungkin itulah profesi yang akan saya lakukan jika sejak awal saya tidak[…]
Semua berawal dari bulan Oktober tahun lalu. Teman SMP saya yang saat ini berprofesi sebagai Personal Trainer Band+ Home Training, Daryl Nasution, memberikan presentasi singkat di earHouse mengenai cara latihan dan diet yang baik. Seketika itu saya merasa tergerak untuk mulai berolahraga. Menginjak usia saya yang 30-an kecil ini, saya sudah mulai merasakan turunnya stamina terutama saat saya di atas panggung dan menyanyi. Terasa banget napas ngos-ngosan padahal baru bermain 3 lagu. Yang terjadi adalah kontrol suara dan tempo yang turun karena sudah kecapekan.
Salah satu momen paling mengharukan buat saya.. Bertemu Goenawan Mohamad. Saya terinspirasi membuat lagu Thousand Candles Lighted dari Catatan Pinggir beliau beberapa hari setelah Munir meninggal dunia. Bahkan saya mengutip kata-kata “Jangan takut pada kegelapan, karena kegelapan adl bagian dari hidup kita. Tapi takutlah kamu pada kepekatan, karena tandanya kita menyerah..” Saat ketemu beliau, setelah Endah N Rhesa tampil di Salihara, saya tak kuasa menangis. Karena saya teringat alm. Mama saya yang sangat nge-fans dengan beliau. Mama saya bahkan punya 2 buah buku kumpulan Catatan Pinggir beliau periode orba… Berlangganan Tempo sebelum di bredel pemerintahan Orba. Saya akrab dengan tulisan-tulisan beliau sejak SD dan Mama yang panjang lebar membahas tulisannya begitu selesai baca Tempo edisi terbaru. Setelah perjumpaan yang menggetarkan,[…]