“Kamu itu ‘kan anak yang tidak diharapkan..”, ujar Mama saya. “Hah? Maksudnya?”, tanya Endah kecil. “Iya, dulu itu mama maunya cuma punya 2 anak. Mas Arief dan Mbak Mita. Eh, nggak taunya kebobolan, hamil kamu.”.. kata Mama. Endah Kecil terdiam … dengan muka sedikit sedih. “Eh, nggak tahunya… ini anak mama yang pinter nggitar, suaranya bagus, pinter nyanyi, pinter ngaji… Mama bersyukur punya anak bungsu ini..”, ujar mama sambil ‘uleng-uleng’ Endah Kecil yang tertawa bahagia. Saya masih berkaca-kaca setiap kali mengingat percakapan tersebut. Saya masih ingat saat mama saya (almarhumah) mengajari saya nyanyi Edelweiss dan lagu-lagu dari film The Sound of Music untuk tampil di arisan kantor dan keluarga. Mama saya guru gitar yang baik, beliau tahu cara mengajari gitar untuk[…]
Category: Real Life!
Sedikit cerita tentang diri saya sendiri, di hari lahir saya.. tak terasa sudah 28 tahun saya hidup di dunia dan semoga Allah memberikan umur yang berkah untuk saya. Saya hanya ingat sedikit kenangan bagaimana perayaan ulang tahun saya ketika saya masih kecil, atau remaja. Tidak terlalu ingat… Mungkin karena saya bukan tipe yang mengenang masa lalu. Sejak ibu saya meninggal di tahun 2004, saya lebih memilih untuk menutup semua album foto dan kenangan masa kecil saya dan memulai kembali kehidupan dan mengingat kenangan setelah tahun-tahun tersebut.
Mungkin untuk earFriends yang hadir tadi malam di event Langit Musik yang menyimak lagu ini dari awal hingga akhir, dan mungkin di barisan depan, menyadari bahwa terjadi sesuatu antara saya dan Rhesa… saat bermain lagu ini.. When You Love Someone. Entah apakah bisa terulang atau tidak.. sebuah energi dan keajaiban panggung yang luar biasa. Saya ingin flashback ke saat-saat sebelum manggung, supaya teman-teman bisa mengerti situasinya.
Tahun 2008, saya dan Rhesa pernah memproduseri sebuah album musikalisasi puisi berjudul “Angin pun Berbisik”. Album ini dirilis sebelum album pertama kami, “Nowhere to Go”, beredar di pasaran. Berangkat dari ide Bp. Irwan Dwi Kustanto, seorang tuna netra yang menjabat sebagai Wakil Direktur Yayasan Mitra Netra, yang meminta kami untuk memproduksi musik dari buku antalogi “Angin pun Berbisik”. Buku ini sendiri adalah kumpulan puisi yang ditulis oleh Pak Irwan beserta istri dan anaknya. Yayasan Mitra Netra adalah sebuah organisasi non-profit yang bergerak dibidang penelitian, pengembangan dan pendidikan (keterampilan/ akademis) bagi tuna netra. Saya dan Rhesa sudah lama bersahabat dengan teman-teman dari YMN berkat seorang penulis dan juga aktivis sosial, Mas Rudy Gunawan VHR Media. Proses produksi ini hanya memakan waktu[…]