Dulu setiap ditanya orang atau media.. “Apa suka-duka jadi musisi?”, saya selalu jawab “Wah.. apa ya? Suka–nya banyak.. dukanya sepertinya ga ada deh..”, ternyata saya salah…Ada satu duka yang baru saya sadari setelah sekian lama terjun menjadi musisi… (kesannya lama banget gitu padahal album aja baru dua :p ).
Category: Real Life!
Semua kesentimentalan ini diawali saat kami membicarakan kematian… malam tadi.. Untuk Suamiku Tercinta… Tidak ada yang abadi di dunia, kecuali Allah dan cinta yang kita miliki… baik saat kita hidup maupun tiada.. sebuah impian tertinggi kita berdua adalah selalu bersama di dunia dan akhirat Apa yang sudah kita lakukan selama ini tidak hanya semata-mata dengan tujuan bahagia.. tapi juga ibadah tidak sedikit pun ada penyesalan di hatiku memiliki suami seperti dirimu ketika aku memperkenalkan dirimu di atas panggung dengan kata-kata.. “laki-laki yang paling ganteng di sini”.. adalah kenyataan yang aku alami.. tak peduli mereka yang mentertawakan atau mencemooh atau meremehkan dirimu… kita.. hubungan ini.. pekerjaan ini.. semua karena kita menjalaninya dengan sepenuh hati kalau aku tiada.. dan kamu ada.. berdoalah[…]
Beberapa hari lalu, Rhesa mendapat kabar kalau temannya yang tinggal di Pekanbaru sedang berada di Jakarta untuk mengikuti Pesta Wirausaha di Gedung Smesco Gatot Subroto. Rhesa bercerita kalau dia sudah cukup lama kenal dengan pria satu ini tapi belum sekali pun bertatap muka dengannya. Saya cukup sering mendengar namanya setiap kali Rhesa bercerita hal-hal yang berhubungan soal website dan hosting domain. Namanya Dedi. Saya kurang tahu nama lengkapnya. Tapi Rhesa selalu bercerita dengan menyebut nama usaha dibelakangnya.. Dedi “Netviro”.
Lidah saya kelu dan mata berkaca-kaca ketika naik ke atas panggung Aksen 2011 yang diadakan SMA 3 Surakarta. Saya tidak menyangka akan hadir di tengah-tengah 2500 orang di Taman Balekambang yang nyaman. Saya pikir, tidak banyak yang akan hadir.. saya pikir tidak banyak yang antusias. Ternyata saya salah.