Salah satu momen paling mengharukan buat saya.. Bertemu Goenawan Mohamad. Saya terinspirasi membuat lagu Thousand Candles Lighted dari Catatan Pinggir beliau beberapa hari setelah Munir meninggal dunia. Bahkan saya mengutip kata-kata “Jangan takut pada kegelapan, karena kegelapan adl bagian dari hidup kita. Tapi takutlah kamu pada kepekatan, karena tandanya kita menyerah..” Saat ketemu beliau, setelah Endah N Rhesa tampil di Salihara, saya tak kuasa menangis. Karena saya teringat alm. Mama saya yang sangat nge-fans dengan beliau. Mama saya bahkan punya 2 buah buku kumpulan Catatan Pinggir beliau periode orba… Berlangganan Tempo sebelum di bredel pemerintahan Orba. Saya akrab dengan tulisan-tulisan beliau sejak SD dan Mama yang panjang lebar membahas tulisannya begitu selesai baca Tempo edisi terbaru. Setelah perjumpaan yang menggetarkan,[…]

Setiap orang punya momen untuk belajar dan memiliki petualangan baru dalam hidup. Saya dan Rhesa memiliki jiwa petualang… dan menurut saya.. jiwa petualang bukan berarti harus ditandai dengan kepergian fisik ke berbagai tempat. Tidak. Melainkan berpetualang mencoba hal-hal baru.. bisa melalui karya, imajinasi, dan apa yang dikerjakan setiap hari, melalui apa pun itu yang sifatnya baru dan belum pernah dicoba sebelumnya. Kemudian saya menghitung umur… ah.. 30 tahun sudah. Apakah ini sudah setengah perjalanan hidup saya? Apakah saya akan hidup 30 tahun lagi? Saya tidak pernah tahu. Tapi saya dan Rhesa merasa belum cukup dalam berpetualang, belajar, dan mencoba hal baru. Dan mungkin ini adalah kesempatan saya dan Rhesa untuk membangun earhouse. Saya dan Rhesa bisa bebas melakukan apa pun,[…]

Saya senang dengan momen Idul Fitri. Setahun sekali ada momen untuk saling bermaaf-maafan. Bahkan minta maaf sama yang tidak kenal, baru kenal, atau kenalan yang lama tak bertemu dan tak pernah berkomunikasi sekali pun. Suatu momen yang mulia dan meluruhkan benteng ego diri sendiri yang selalu merasa benar ini. Namun satu hal yang saya sadari betapa sulit momen tersebut untuk memaafkan diri sendiri. Ya.. memaafkan diri terhadap kesalahan-kesalahan masa lalu. Baik kesalahan sepele maupun kesalahan yang menurut saya sangat memalukan… atau mungkin bukan kesalahan… tapi lebih kepada ketidakpedulian. Ignorance… Penyesalan terhadap sebuah kesalahan… saya begitu merasa amat bersalah jika saya melakukan kesalahan dan orang lain terkena imbasnya.. atau saya melakukan sebuah kesalahan saat proses pembelajaran namun ada yang harus ‘dikorbankan’…[…]