#1 Konser dan Mini Album Parahita – April Ini adalah karya musik mini album dan pertunjukan/ konser penuh perdana untuk DDHEAR. Proyek kolaborasi Endah N Rhesa bersama band trio folk blues asal Bali, Dialog Dini Hari. Well, ya, sebelumnya di Java Jazz Festival kami sudah melakukannya, tetapi tentu saja secara pressure dan tantangan tidak sebesar saat melaksanakan Konser Parahita. Endah N Rhesa saja belum pernah mengadakan konser tunggal berdurasi 2 jam lebih. Jadi, proyek DDHEAR ini termasuk istimewa membawa saya ke dalam pengalaman yang baru dan berbeda. Secara, selama 12 tahun, sebagian besar panggung dijajal hanya berdua oleh saya dan Rhesa saja. Di tahun 2016, hanya di tahun 2016, kembali nge-band bersama orang-orang hebat. Zio (bass, synth, melodica), Mas Dadang (vocal,[…]
Author: Endah Widiastuti
Waktu kecil, mungkin usia 5 tahun, saya bersama mama sholat Ied di sebuah lapangan besar. Saat itu saya cemas… “Mama.. mama. Aku khawatir.”, kataku. “Kenapa, sayang?”, jawab mama. “Nanti kalau pas kita sholat siapa yang jagain sepedanya?”, tanyaku. “Ada yang jaga di sana, sayang. Pak X (lupa namanya).”, jawab mama. “Emangnya Pak X ga sholat, Ma?”, tanyaku. “Engga, sayang. Pak X orang Kristen. Dia jaga kita, umat muslim, supaya khusyuk beribadah. Nanti saat natal kita juga gantian jaga mereka saat ibadah.”, jawab mama. “Ooo…”, saya tertegun, mencerna. Kemudian takbir panggilan berdiri. Sholat Ied pun dimulai. — My first lesson about tolerance came from my mother. — Selamat merayakan natal, teman-temanku. ‘Kan kujaga dan kuhormati hak-hak kalian beribadah. Karena esensi beragama[…]
This moment I won’t forget.. saat ngobrol dengan kakak-kakak saya, Dialog Dini Hari, masing-masing dari mereka memberi pandangan berharga soal musik dan karya. Brozio : “Membangun band itu butuh proses. Jangan pernah berhenti menjalani prosesnya. Karena kita ga pernah tahu ternyata setelah dalam titik terendah, perjalanan membawa kita ke level yg berbeda (naik -red).”. Deny : “Perlu disiplin. Kayak orang kantoran jam 9 pagi sampai 5 sore di kantor kerja. Kalau bisa kita musisi juga punya waktu segitu, setiap hari, untuk musik. Terserah apa aja, tapi di musik. Bisa nonton youtube, latian, berlajar sound, banyak lah.”. Mas Dadang : “Bayangkan..suatu hari kamu bangun tidur di usia 50 tahun. Dan kamu menyadari, kamu belum bikin (karya) apa-apa..”. Pengalaman Endah N Rhesa[…]
Pagi itu, Jumat 15 Juli 2016, saya bangun lebih pagi dari biasanya. Yah, jam 7 pagi lah, hehehe. Terdengar ciutan burung-burung yang bertengger di pagar tembok kuburan seberang rumah. Sungguh sepi sekali pagi ini. Jauh lebih sepi dari biasanya. Mungkin karena seminggu setelah lebaran. Hari ini kadar sensitifitas saya cukup tinggi. Penginderaan, perasaan, dan badan, semua sungguh sensitif. Ya, ini hari pertama saya menstruasi. Dan ini hari yang tepat untuk saya membaca naskah film Athirah yang dikirimkan Mba Mira Lesmana dan Mas Riri Riza sekitar 2 minggu lalu. Dari sejak dikirimkannya naskah via email, Rhesa selalu mengejar-ngejar saya untuk memulai menggarap OST Athirah. Saya selalu menjawab, “Tenang, deadlinenya masih tanggal 25 Agustus. Mendingan kita bereskan dulu yang lain.”, dalih saya.[…]