Siang tadi saya menonton Kung Fu Panda 3 bersama Rhesa. Master Shifu ingin murid kung fu-nya, Po (si Panda) mengajar kung fu ke teman-temannya. Po awalnya menolak karena merasa tidak pada kapasitasnya untuk mengajar kung fu. “There is always something more to learn, even for a master.”, ujar Master Shifu. Akhirnya Po (dengan berat hati) mengajarkan kung fu ke teman-temannya yang sebenarnya sudah master di bidangnya. Apa yang Po takutkan terjadi. Bukannya berhasil, malah gagal total dan Po menjadi bahan olokan di mana-mana. Kemudian Po protes pada Master Shifu kalau ia ingin berhenti mengajar. Master Shifu : Kenapa berhenti mengajar? Atau karena merasa dipermalukan? Po : Karena aku merasa nyaman dengan yang aku punya sekarang. Shifu: If you only do what[…]

Sebuah kehormatan untuk bisa kembali menjadi nominasi sebagai band/grup/duo of the year Indonesian Choice Award 2016. Seperti ajang penghargaan lain, tentu bentuk apresiasi penghargaan seperti ini sungguh berarti bagi kami. Ini adalah kali kedua kami mendapatkan nominasi yang sama seperti pada tahun 2014 lalu di ajang yang sama. Saya masih menyimpan foto press conference-nya dan juga menulis blog tentang perhelatan perdana perayaan HUT Net TV yang pertama. Saat itu gelar tersebut diraih oleh rekan kami dari Bali, Superman Is Dead. Saya, yang memang sejak awal sudah mengira hasil akhirnya, merasa SID layak dan perlu berdiri di podium penghargaan dengan tidak hanya sekedar mengucapkan basa basi tetapi juga menyampaikan pesan yang tersiar ke seluruh penjuru negeri mengumandangkan Gerakan Menolak Lupa untuk para pejuang keadilan[…]

Beberapa waktu lalu, saat saya ke Bali, saya belajar dari Mas Dadang (Dialog Dini Hari/Navicula/ A Conscious Coup) cara bermain slide gitar. Sebenarnya mungkin bisa saja belajar lewat youtube kayak anak-anak jaman sekarang. Tetapi ketertarikan saya baru timbul saat melihat Mas Dadang, tampil solo, bermain sendirian hanya ditemani gitar, foot rhythm pedal, dan slide-nya. Ternyata mendengar bunyi rangkaian nada-nada tanpa ada batasan ‘fret’ itu enak juga. Ada ekspresi-ekspresi yang tidak bisa terwakilkan jika bermain tanpa slide. Interesting! Sebenarnya ini bukan yang pertama saya melihat/ mendengar permainan gitar slide. Saya pun kenal beberapa teman gitaris yang menggunakan slide dan bermain dengan sangat apik. Nissan Fortz, Adrian Adioetomo, Gugun, Mas Abdee, tapi memang ada experience yang ‘nyangkut’ saat malam itu melihat penampilan Mas Dadang. Dulu[…]

Hari Minggu malam (14/02) kami tampil di Mal Ciputra Cibubur untuk acara tahun baru Cina yang bertepatan juga dengan tanggal saat sebagian besar orang-orang merayakan hari kasih sayang. Ya, kalau buat saya sih setiap hari adalah hari kasih sayang. Uhuk! [Batuk-batuk! Minta gitar! Uhuk!]. Ada yang berbeda antara show ini dengan sebelumnya. Show kali ini cukup melepas rasa kangen saya dan Rhesa dengan dua musisi pasutri yang selalu menjadi motivasi kami untuk belajar. Otti Jamalus dan Yance Manusama. Ya, beliau-beliau datang menonton show Endah N Rhesa karena kebetulan rumah mereka tidak jauh dari tempat kami tampil. Setahun sebelum album Nowhere to Go (2009) rilis, saya sempat belajar vokal dengan Tante Otti dan Rhesa belajar bass dengan Om Yance di OJ Music House.[…]