Hari Senin, tanggal 14 Desember 2015 lalu adalah salah satu hari yang membahagiakan buat saya karena Endah N Rhesa serta Adhitia Sofyan melakukan klinik Cole Clark guitars di Jojo Music Shop, Surabaya. Saya sangat senang karena bisa mencoba banyak sekali tipe gitar Cole Clark dengan kayu yang bermacam-macam dan bisa mencoba (untuk pertama kalinya!) gitar Cole Clark Little Lady! Sebuah gitar Cole Clark yang dibuat dengan ukuran yang lebih kecil dari ukuran biasanya. Tim Endah N Rhesa sudah tiba sejak hari sebelumnya, sedangkan Adhitia Sofyan menyusul di hari-H. Kami dijemput dan makan siang oleh sahabat-sahabat kami dari Ausindo Musik (Cole Clark Indonesia Authorized Distributor) yaitu Agustinus Alva dan Hendry Hendoro. Kemudian kami berkenalan dengan Bp. Jojo, pemilik Jojo Music Shop. Beliau sangat[…]

Ketika saya diajak tampil di acara Super Guitarist 2015, tanggal 12 Desember 2015 lalu di Bandung, saya langsung teringat dengan cita-cita yang saya tulis di sampul buku saat saya SMP: “I want to be the best guitarist in the world!”. Sebuah statement yang kekanak-kanakan dari bocah usia belasan. Dua puluh tahun kemudian, saya berdiri di panggung yang sama dengan gitaris-gitaris Indonesia kelas dunia ini. Jujur saja! Sebenarnya saya merasa kurang pede saat diajak berpartisipasi di acara Super Guitarist 2015 tanggal 12 Desember 2015 lalu di Bandung. Ini karena Mas Baron yang menghubungi saya dan meminta saya dan Rhesa ikut untuk acara ini. Apalah artinya saya, sebagai gitaris, dibandingkan nama-nama seperti Dewa Budjana, Eet Sjahranie, Iman J-rocks, Ian Antono, Gugun, Baim,[…]

Perkenalan dan pertemanan kami dengan Andrew Ross (Artistic Director Darwin Festival 2015) berawal saat kami berpartisipasi pada acara IPAM (Indonesia Performing Arts Market) tahun 2013. Tahun ini kami diundang untuk tampil di Darwin Festival yaitu tanggal 15 & 16 Agustus 2015 di Bamboo Band Stage dan The Lighthouse Stage.

  Ya ampun.. ya ampuun.. baru ditulis sekaraaang padahal Mendadak Nobarnya udah dari kapaaan.. Hahaha! Maklumlah.. karena kemarin-kemarin ini saya sibuk dengan rumah dan manggung yah. Jadiiiii… setelah lama pindah di rumah sendiri (lebih dari setahun) rumahnya masih kosyoong.. Jadilah saya dan Rhesa setiap kali ada waktu luang menyempatkan diri belanja-belanji keperluan RT sana-siniiii.. (eh.. kok jadi curhat OTT).. kembali keee…. Jadi, saya akan cerita waktu film Cita-citaku Setinggi Tanah ini munncuul di bioskop yah. Ternyata… keberadaannya goyah dalam waktu 1 minggu, karena banyak hal yah.. (capek kalau mau ditulis dimarih karena bisa bikin essay 10 halaman.. *sotoy* :p ). Namun intinya, karena jumlah yang nonton film ini tidak memenuhi quota bioskopnya. Sehingga…. tiba-tiba… saya ditelpon Nia, asisten produser CCST,[…]